Lewati ke konten

Tak Berhenti di Upacara, Hari Santri 2026 Ponorogo Siapkan Agenda Lanjutan Pada Bulan November

kangpand3 menit bacaPC Kabupaten Ponorogo
Dari kiri Kyai Ahmad Zubaidi (LPTQ), Eko Triyono (Ketua Panitia) dan Hadi Rustiyono, S.STP, M.Si (KABAGKESRA SETDA Ponorogo) dalam Rapat Koordinasi Panitia Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo, Kamis 22 Oktober 2026
Dari kiri Kyai Ahmad Zubaidi (LPTQ), Eko Triyono (Ketua Panitia) dan Hadi Rustiyono, S.STP, M.Si (KABAGKESRA SETDA Ponorogo) dalam Rapat Koordinasi Panitia Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo, Kamis 22 Oktober 2026
Bagikan

ANSORPONOROGO — Peringatan Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo berlanjut dengan rangkaian kegiatan pada November mendatang.

Panitia menyiapkan Main Event Hari Santri 2026 untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi pesantren. Agenda ini juga menjadi ruang untuk memperkuat tradisi keagamaan dan kebersamaan santri.

Ketua Panitia Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo, Eko Triyono, menjelaskan rencana tersebut seusai upacara pada Kamis (22/10/2026).

Eko menyampaikan bahwa panitia akan menggelar rapat bersama para penanggung jawab kegiatan atau person in charge (PIC). Rapat tersebut akan membahas koordinasi dan finalisasi seluruh agenda.

Setelah upacara nanti kita akan rapat koordinasi dengan PIC kegiatan, ada beberapa kegiatan yang akan kita finalisasi untuk giat lanjutan pada Insyaallah pertengahan November 2026, rangkaiannya." Ungkap Eko

Sejumlah kegiatan akan memeriahkan rangkaian acara. Agenda tersebut meliputi:

  1. Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Santri Putra dan Putri.

  2. Lomba Da'i dan Da'iah

  3. Lomba Hadrah Ibu-Ibu

  4. Santri Talent Show

  5. Santri Light Run

  6. PASPOR; Pasar Santri Ponorogo

  7. Majlis Sholawat

Hadirkan Ruang Kreativitas dan Kemandirian Pesantren

Salah satu agenda unggulan ialah PASPOR atau Pasar Santri Ponorogo. Kegiatan ini akan mempertemukan produk usaha pesantren dan seluruh entitas pesantren di Ponorogo dengan masyarakat luas.

Panitia merencanakan sekitar 20 tenant untuk unit usaha berbasis pesantren. Mereka dapat menawarkan makanan, minuman, kerajinan, serta berbagai produk usaha lainnya.

Melalui PASPOR, panitia ingin memperluas pengenalan produk pesantren. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar dan jaringan usaha.

Selain itu, Santri Talent Show akan memberi ruang bagi santri untuk menampilkan bakat dan kreativitas. Panitia akan mengatur penampilannya di sela-sela jadwal panggung utama.

Eko menekankan pentingnya peran santri dalam berbagai bidang kehidupan.

“Yang jelas, santri harus menjadi pioner dari semua bidang. Harus menjadi generasi-generasi emas yang akan terus menjadi dambaan umat, dambaan masyarakat secara luas,” ungkap Eko.

Membawa Semangat Resolusi Jihad ke Ponorogo

Rangkaian Hari Santri 2026 Ponorogo mengajak masyarakat meneruskan semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Ulama dan santri dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kini, generasi santri dapat meneruskan perjuangan melalui pendidikan, dakwah, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi. Mereka juga dapat berkontribusi melalui berbagai profesi dan kegiatan sosial.

Di Ponorogo, semangat tersebut dapat tumbuh melalui pesantren yang mengembangkan pendidikan dan kemandirian. Santri juga dapat mengambil peran dalam memperkuat kehidupan sosial serta ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, Hari Santri bukan sekadar momentum untuk mengenang sejarah perjuangan. Peringatan ini juga mengajak santri menghadirkan karya dan manfaat nyata bagi pesantren dan daerahnya.

Panitia Segera Umumkan Informasi Kegiatan

Setelah rapat koordinasi, panitia akan memfinalisasi agenda dan menyiapkan informasi teknis kegiatan. Panitia juga akan bersurat kepada lembaga pendidikan dan pondok pesantren se-Kabupaten Ponorogo.

Surat tersebut akan memuat informasi mengenai agenda perlombaan dan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya. Panitia selanjutnya akan menyebarkan informasi pendaftaran melalui media partner dan akun resmi Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo.

Eko mengajak para santri dan pondok pesantren bersiap menyambut rangkaian kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh elemen pesantren ikut memeriahkan Hari Santri 2026 Kabupaten Ponorogo.

“Setelah rapat, kami akan menyiapkan juknis untuk dikirim ke lembaga-lembaga dan mempublikasikannya melalui media partner. Yang terpenting kami mengajak santri se-Ponorogo ikut giat-giat Hari Santri dan hadir memeriahkan Hari Santri di lingkungan Pemkab Ponorogo, karena akan ada beberapa hari kegiatan,” tegas Eko

Momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat pengabdian. Semangat Resolusi Jihad diharapkan terus hidup melalui kontribusi nyata santri bagi masyarakat Ponorogo.

Baca juga: Hari Santri 2026 Ponorogo, Dwi Agus Prayitno Tekankan Semua Adalah Santri NKRI

Bagikan

Berita terkait

Berita Jaringan