Perkuat Konsolidasi dan Kaderisasi, PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo Bidik 1.000 Kader

PONOROGO — Pengurus Pimpinan Cabang Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (PC MDS RA) Ponorogo menggelar rapat konsolidasi di Warung Sinom, Jalan Parang Menang, Gang I Nomor 4, Patihan Wetan, Senin (19/10/2026) malam. Pertemuan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri puluhan pengurus dengan agenda utama memperkuat kelembagaan organisasi dan mengoptimalkan peran divisi-divisi dalam menjalankan program kerja.
Rapat dipimpin oleh Gus Emka Nujhan Farhani, yang akrab disapa Gus Aar, selaku Sekretaris PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo. Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya menata pembagian tugas dan fungsi (tupoksi) pengurus sekaligus mendorong gerak organisasi yang lebih terarah.
Salah satu hasil konkret pertemuan tersebut adalah pembagian tupoksi serta pembentukan koordinator divisi. Selain itu, rapat turut membahas persiapan pengukuhan pengurus PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo sebagai bagian dari penguatan struktur dan kelembagaan organisasi.
Kaderisasi Menjadi Prioritas Gerakan
Kaderisasi menjadi salah satu fokus utama pembahasan. PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo merencanakan pelaksanaan Dirosah Ula pada 2027, yang diproyeksikan sebagai bagian dari agenda pengembangan kader pada tahun kedua kepengurusan.
Dalam arah gerakan organisasi, Gus Aar mengajak seluruh pengurus untuk membangun komitmen bersama dalam menggerakkan Rijalul Ansor. Menurutnya, penguatan peran organisasi perlu berjalan seiring dengan upaya memperluas syiar dakwah dan menyiapkan kader dakwah muda.
“Seluruh pengurus kita dorong agar memiliki komitmen bersama untuk menggerakkan Rijalul Ansor di Ponorogo. Kita ingin MDS Rijalul Ansor semakin aktif dalam memperkuat syiar dakwah sekaligus menyiapkan kader-kader dakwah muda,” tegas Gus Aar.
Kaderisasi tidak hanya dipandang sebagai agenda kegiatan, tetapi juga sebagai proses berkelanjutan yang mencakup rekrutmen, pembinaan, dan distribusi kader ke ruang publik. Dengan demikian, kader diharapkan tidak hanya bertambah secara jumlah, tetapi juga memiliki kapasitas dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Untuk mendukung agenda tersebut, masing-masing divisi diharapkan mampu mengoptimalkan proyek dan program kerjanya. Sinergi antardivisi menjadi penting agar setiap program memiliki arah yang jelas dan berkontribusi terhadap tujuan organisasi.
Menjaga Ruh Gerakan, Menuju 1.000 Kader
Semangat penguatan organisasi tersebut sejalan dengan slogan MDS Rijalul Ansor, “Menjaga Ruh Gerakan”. Slogan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi dzikir dan sholawat, memperkuat syiar keagamaan, serta membangun kesinambungan kader dakwah.
Dalam pengembangan jangka panjang, PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo menargetkan 1.000 kader Rijalul Ansor. Target ini membutuhkan perencanaan yang matang, pembinaan yang berkesinambungan, serta pembagian peran yang jelas di antara pengurus dan divisi.
Pencapaian target tersebut juga memerlukan langkah yang terukur, mulai dari memperluas rekrutmen, meningkatkan kualitas pembinaan, hingga mendorong kader mengambil peran di berbagai ruang pengabdian masyarakat.
Melalui konsolidasi ini, PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo berupaya memperkuat fondasi kelembagaan sekaligus menegaskan pentingnya kaderisasi dalam keberlanjutan gerakan. Optimalisasi divisi dan rencana Dirosah Ula 2027 diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan organisasi yang lebih terarah, aktif, dan berdampak.
Baca juga: Satukan Langkah 21 PAC, GP Ansor Ponorogo Gelar Upgrading Kaderisasi dan Akreditasi
Baca juga: GP Ansor Ponorogo Mulai Bangun Gedung Pusdiklat Kader




