Dua Kader Ansor Ponorogo Ikuti Penilaian Ansor Jatim Agro Innovation Award 2026

Dua kader GP Ansor Ponorogo yang menjabat kepala desa mengikuti penilaian lapangan Ansor Jatim Agro Innovation Award 2026 yang digelar PW GP Ansor Jawa Timur pada Senin, 17 Agustus 2026. Penghargaan ini ditujukan bagi kader Ansor yang menjadi kepala desa dan menghadirkan solusi atas persoalan pertanian serta lingkungan.
- Adi Purnomo Sidiq, S.H., Kepala Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, sekaligus anggota Satkoryon Banser Jenangan. Ia mengolah air lindi dari TPA Mrican menjadi pupuk, serta memfermentasi kotoran dan urine kambing menjadi pupuk organik.
- Erwan Santoso, Kepala Desa Krisik, Kecamatan Pudak, sekaligus Kasatkoryon Banser Pudak. Desa Krisik mengembangkan ekonomi sirkular: kotoran sapi menjadi media budidaya cacing, hasilnya diolah menjadi pupuk, dan urine menjadi pupuk cair. Budidaya cacing menghasilkan sekitar 20–30 kg per pekan dengan harga sekitar Rp10 ribu per kilogram.
Penilaian dihadiri Ketua Departemen Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jatim, H. Deni Prasetya. Pendampingan kandidat dilakukan Departemen Pemberdayaan Desa dan Masyarakat PC GP Ansor Ponorogo yang dipimpin Eko Triono.
Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Fakaruzzaman Hidayatullah, mengajak kader lain menghadirkan solusi di lingkungan masing-masing.
Dengan kreativitas, sesuatu yang mungkin dipandang kotor akan menjadi bermanfaat dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Sumber: NU Online Ponorogo. Foto: NU Online Ponorogo.



